Organisasi dan Manajemen Pers

Organisasi dan Managemen Pers

A. Pengertian/ Struktur

Organisasi merupakan sekumpulan manusia yang bekerjasama mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara yang lebih efisien ketimbang jika masing-masing anggotanya bekerja sendiri-sendiri. Secara formal organisasi diartikan sebagai kerangka struktur dari unit-unit kerjasama manusia untuk mencapai tujuan dengan cara yang paling efisien. Ciri-ciri oranisasi yaitu, sekumpula orang yang mempunyai cita-cita atau tujuan usaha bersama, dimana upaya pencapaiannya dilakukan melalui kerjasama struktural.
Berfungsinya suatu organisasi ditentukan oleh dua faktor terpenting, yaitu kegiatan (aktivitas) dan sarana (fasilitas). Adapun suatu proses kegiatan untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan dengan melalui kerjasama orang-orang beserta fasilitas yang diperlukannya, pada prinsipnya merupakan suatu upaya yang kini dikenal dengan sebutan manajemen.
Menurut George R. Terry (1959: 21-22) fungsi manajemen yang menjadi aktivitas organisasi adalah planning, organizing, actuating, and controlling. Menurut, Harold Koontz dan O’Donnell Cyril fungsi manajemen terdiri dari, planning, organizing, staffing, directing, controlling. Adapun menurut Henry Fayol fungsi manajemen itu terdiri dari planning, organizing, commanding, coordination, dan control. Apabila kita perhatikan inti pemikirannya, ketiga pada pendapat tadi pada prinsipnya mengemukakan pengertian yang sama yaitu:

1. Perencanaan, yaitu pemikiran secara rasional berdasarkan fakta.
2. Pengorganisasian, yaitu penyusunan struktur, pembagian fungsi dan posisi orang-orang.
3. Penggerakan, yaitu kegiatan yang menggerakkan orang-orang beserta fasilitas yang menunjangnya.
4. Pengawasan, yaitu kegiatan untuk mengetahui apakah pelaksanaan kerja itu sesuai dengan rencana atau tidak.
Adapun fasilitas dan sarana penunjang yang sering dikenal dengan 6M. yaitu:
(men, money, materials, machines, methods, market).

Struktur Organisasi

Struktur, adalah ikatan terhadap himpunan manusia yang ditandai dengan:
a. Hirarki, yaitu susunan tingkatan kewajiban da wewenang.
b. Posisi, yaitu tempat atau kedudukan untuk melaksanakan kewajiban dan wewenang.
c. Fungsi, yaitu tugas-tugas tertentu sehubungan dengan adanya kewajiban.
d. Peran sosial, yaitu kegiatan yang didasarkan pada tugas-tugas.
e. Norma atau budaya, aturan permainan untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut.

– Pers Sebagai Organisasi Penyiaran, dalam hal ini pers merupakan lembaga atau organisasi pelaksanaan kegiatan jurnalistik, dimana kegiatan jurnalistik pada hakikatnya merupakan penyiaran informasi tentang peristiwa yang terjadi sehari-hari, maka pers pun merupakan suatu lembaga atau organisasi penyiaran.

– Organisasi Pers Visual, seperti informasi dalam suratkabar, majalah dan lain-lain. Selain membutuhkan perencanaan, penggerakan, dan pengawasan, juga memerlukan sarana manajemen yang memadai. Dalam hal ini, pengetahuan, seni, keterampilan teknis dipadukan dalam suatu koordinasi dari seluruh unsur organisasi industri sehingga menghasilkan produk yang bisa diminati dan dinikmati banyak orang.

B. Unsur-unsur Pers Visual

• Jurnalis merupakan orang-orang yang bertugas formal, ataupun informal, mencari, mengumpulkan, dan mengolah bahan pemberitaan menjadi konsep berita, komentar,dan iklan yang akan disiarkan.
• Reporter, tugasnya mengunjungi suatu peristiwa dan mencari informasi yang dapat dijadikan berita.
• Koresponden, wartawan yang ditempatkan di Negara lain atau di kota lain (daerah), di luar wilayah dimana media massanya berpusat.
• Sukarelawan, mereka melakukan kegiatan jurnalis tanpa ada ikatan dengan suratkabar atau media massa tertentu.
• Editor/ redaktur, tugasnya mengedit (menyunting, dan merevisi) naskah berita atau pun artikel yang datang dari reporter, koresponden, para penulis, dan para petugas Public Relations (dalam bentuk press release).
• Penerbit, orang atau lembaga yang melakukan usaha publikasi melalui kebijaka manajemennya.
• Percetakan, merupakan unit kerja dimana naskah yang akan diterbitka dicetak.

C. Bentuk-bentuk Organisasi Pers Visual

Organisasi pelaksananya ada empat bentuk (Bond, 1961: 156)
1. Bentuk Presiden dan Penerbit
Organisasi pers berbentuk presiden dan penerbit seringkali dilaksanakan para pengusaha jurnalistik. Bentuk ini dipimpin oleh seorang Presiden bersama Penerbit yang terdiri dari dua atau tiga orang pejabat utama.
2. Bentuk Direktur Utama
Dalam organisasi yang berbentuk Direktur Utama, pejabat utamanya adalah Direktur Utama sendiri. Kegiatan manajemennya ia langsung membawahi dan mempertanggungjawabkan kerja sekelompok direktur.
3. Bentuk Milik penyelenggara
Organisasi ini banyak dilakukan oleh suratkabar-suratkabar kecil, dimana peyelenggaranya yang terdiri dari presiden, penerbit, dan redaktur. Semua aset perusahaan milik penyelenggara, bukan milik orang luar.
4. Bentuk Milik Pengawasan Karyawan
Semua pegawai (karyawan) suratkabar atau media massa yang bersangkutan mempunyai andil dalam mempertanggungjawabkan manajemen perusahaannya (ikut menanam saham) serta berhak memperoleh deviden perusahaannya.

D. Organisasi Pers Auditif dan Audio Visual
Organisasi pers auditif dan audio visual pada prinsipnya hampir sama, bedanya disni adalah sajian pers visual adalah muatan suratkabar (produk jurnalistik yang hanya bisa dibaca saja) sedangkan sajian pers auditif adalah muatan radio (produk jurnalistik yang hanya bisa di dengar saja).

E. Fungsi Pers dalam Masyarakat
Penerapannya dalam kehidupan masyarakat pers mampu, pers membawa fungsi informatif dan interpretative mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kehidupan, sebagai penghibur, sebagai alat untuk mempertahakan prestise sosial, dan sebagai penghubung dalam pengertian untuk mempertahankan kehidupan dimana ukuran moral terus berkembang (Schramm, 1954: 181). Selain itu menurut Hount (1949: 181) fungsi pers mewarnai pendidikan, penerangan (informasi), dan komentar terhadap media massanya.

Referensi:
Kustandi Suhandang, Pengantar Jurnalistik: Seputar Organisasi Produk dan Kode Etik, Bandung: Nuasa, 2004 h.42-96

One thought on “Organisasi dan Manajemen Pers

  1. Pingback: SEJARAH DAN STRUKTUR ORGANISASI PERS DI INDONESIA | demas nano

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s