TEORI KONFLIK DALAM SOSIOLOGI

TEORI KONFLIK DALAM SOSIOLOGI

Bagi para ahli teori konflik, kekuatan adalah alat yang membuat suatu kelompok mampu mendominasi kelompok lain. Dominasi pada gilirannya menggerakan potensi terjadinya konflik antara pihak-pihak yang mendapat keuntungan, memegang kuasa, dan mereka yang menderita akibat tekanan kuasa.

DIALEKTIKA

Vladimir Lenin (1972:180) mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang benar-benar bisa memahami karya Mark tanpa memahami filsuf Jerman G.W.F. Hegel. Gagasan dasar tentang filsafat dialektis adalah arti penting kontradiksi. Bagi Mark kontradiksi-kontradiksi ini benar-benar ada, dan tidak dapat dipecahkan oleh filsuf yang hanya duduk dibelakang meja tulisnya melainkan oleh perjuangan hidup dan mati demi mengubah dunia sosial.

METODE DIALEKTIS

Fakta dan Nilai, dalam analisis dialektis nilai-nilai sosial tidak dapat dipisahkan dari fakta-fakta sosial.

Hubungan Timbal Balik, metode analisis dialektis bukanlah hubungan sebab akibat sederhana dan satu arah antar bagian-bagian dunia sosial. Bagi dialektikawan, satu faktor mungkin berpengaruh bagi faktor lain namun faktor lain juga akan berpengaruh pada faktor pertama.

Masa Lalu, Masa Sekarang dan Masa Depan, para dialektiawan tidak hanya tertarik pada hubungan fenomena sosial pada dunia kontemporer, tetapi juga tertarik pada hubungan realitas kontemporer tersebut dengan fenomena sosial masa lalu dan masa yang akan datang.

Tidak Ada yang Tidak Dapat Dielakan, Mark berharap dan percaya bahwa masa yang akan datang harus ditemukan dalam komunisme, komunisme akan datang jika diwujudkan dalam pilihan dan perjuangan para pekerja.

Aktor dan Struktur, inti pemikiran Mark berada pada hubungan antara manusia dan struktur-struktur skala luas yang mereka ciptakan.

SIFAT DASAR MANUSIA

Ketika berbicara tentang sifat dasar umum kita, Mark sering menggunakan istilah species being. Yang dimaksud adalah potensi-potensi dan kekuatan-kekuatan yang unik yang membedakan kita dari spesies yang lain. Kerja, pada saat yang sama merupakan objektivitas, pembentukan suatu relasi yang esensial antara kebutuhan manusia, transformasi sifat dasar kita.

ALIENASI
Mark menggunakan konsep alienasi untuk menyatakan pengaruh produksi kapitalis terhadap manusia dan terhadap masyarakat. Alienasi merupakan satu contoh kontradiksi yang menjadi fokus pendekatan dialektis Marx.

 

STRUKTUR-STRUKTUR MASYARAKAT KAPITALIS

Kapitalis adalah sistem ekonomi dimana sejumlah besar pekerja, yang hanya memiliki sedikit hak milik, memproduksi komoditas-komoditas demi keuntungan sejumlah kecil. Maka kapitalisme bukan hanya sekedar sistem ekonomi, kapitalisme juga merupakan sistem politis, suatu cara untuk menjalankan kekuasaan , dan suatu proses eksploitasi atas para pekerja.

Komoditas, pandangan Mark tentang komoditas berakar pada orientasi materialisnya,mdengan focus-fokus aktivitas produktif para actor.

Fetisisme Komoditas-komoditas, fetisisme komoditas member ekonomi suatu realitas objektif independen yang berada diluar aktor dan paksaan di terhadapnya.

Kapital, Kapitalis, dan Proletariat, proletariat adalah para pekerja yang menjual kerja mereka dan tidak memiliki alat-alat produksi. Kapitalis adalah orang-orang yang memiiki alat-alat produksi. Kapital adalah uang yang menghasilkan banyak uang.

Eksploitasi, menurut pandangan Mark bahwa kerja merupakan sumber nilai, kapitalis digiring untuk meningkatkan eksploitasi terhadap proletariat, inilah yang mendorong terjadinya konflik kelas.

Konflik kelas, ada dua macam kelas yang ditemukan Mark yaitu kelas borjuis dan proletar.  Konflik yang terjadi antara dua kelompok ini merupakan contoh lain dari kontradiksi material yang sebenarnya.

Kapitalisme sebagai sesuatu yang baik, kapitalisme telah menjadi suatu revolusioner, kapitalisme menciptakan masyarakat global, memperkenalkan perubahan teknologi.

PEMAHAMAN MATERIALIS TENTANG SEJARAH

Pandangan sejarah Marx merupakan pandangan sejarah yang dinamis, dan oleh karena itu dia percaya bahwa kekuatan-kekuatan produksi akan berubah menjadi yang lebih baik dalam menyediakan kebutuhan-kebutuhan material.
Kebebasan, Persamaan, dan Ideologi. Ideologi kebebasan dan persamaan muncul dari praktik-praktik pertukaran dalam kapitalisme.

Komunisme, Marx berpikir bahwa kapitalisme mengembanhkan kekuatan produktifnya agar mampu memasuki suatu bentuk produksi yang baru,yang disebutnya dengan komunisme.

 

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s